LANTAS KENAPA TUHAN HARUS DIBELA? (Perjalanan hijrah menemukan makna syahadat)
Sudah menjadi rutinitas pagiku, ketika jam di HPku, menunjuk angka 7.00, maka aku akan segera membuka akun twitterku untuk kemudian mencermati notifikasi, kemudian membaca kicauan yang ada di wall ku. Mengetik twit singkat, membalas twit yang me- mention akunku. Kebiasaan yang kalau tak salah ingat sudah aku tekuni hampir 5 bulan ini, sejak aku terlibat aktif dalam grup diskusi itu. Memang, perempuan tak terlalu mendominasi di dalam grup diskusi yang terdiri dari 10 orang itu. Aku hanya bersama 2 orang teman yang menjadi perwakilan kaum perempuan dalam grup itu. Kami sama-sama mahasiswa, satu kampus, tapi berbeda jurusan. Aku menemukan kelompok diskusi itu sebenarnya hanya kebetulan, tapi kemudian aku begitu tertarik dengan topik-topik yang didiskusikan. Mudah diterima dan rasional. § Alloh itu Maha Besar. Ia tetap akan Maha Besar meskipun banyak manusia yang mengejekNya, mencemooh nama-Nya. § Alloh itu Maha Suci. Namanya akan tetap suci meskipun banyak...