Posts

Showing posts with the label Muhasabah

BELAJAR TAWAKKAL

Image
( copast WA, Ustadz Budi Ashari, 28 Oktober 2015) Hatim Al Ashom, ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakkal. Suatu hari, Hatim berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi untuk menuntut ilmu. Istri dan putri-putrinya keberatan karena siapa yang akan memberi mereka makan kalau Hatim pergi. Salah satu dari putri-putri itu, berusia 10 tahun dan hafal Al-Qur’an. Dia menenangkan ibu dan saudara-saudaranya,  “Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki, dan Tidak Pernah Mati!” Hatim pun pergi. Hari itu berlalu, malam datang menjelang. Mereka mulai lapar. Tapi tidak ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yang telah mendorong kepergian ayah mereka. Putri yang hafal Al-Qur’an tersebut kembali meyakinkan mereka, “Beliau menyerahkan kita kepada Dzat yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki, dan Tidak Pernah Mati!” Dalam suasana seperti itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu ke...

BACK TO ALLOH SWT

Image
Ini adalah topik perbincangan tadi siang bersama seorang teman. Bahwa alangkah indahnya, tentramnya hidup ini… Ya, manakala semua-muanya kita kembalikan pada Alloh swt. Kita ceritakan ke Dia, kita mintakan solusi padaNya. (22:19) Bahwa manusia hidup adalah sudah sunnatullohnya mendapati masalah. Tanpa masalah, maka seolah manusia tak hidup, datar… flat. Dan itu mustahil… Ya, masalah itu hadir bukan untuk dicaci, dimaki, atau dikeluhkan. Masalah hadir adalah untuk dihadapi. Masalah hadir untuk mentarbiyah kita; membelajarkan kita; mengupgrade diri kita. Masalah hadir dengan hikmah di baliknya. Dan satu hal yang pasti, masalah itu hadir ke kita sudah disesuaikan dengan kadar kemampuan yang kita miliki. Alloh Maha Tahu seberapa besar kemampuan kita. Kita pasti bisa menyelesaikannya…

IKHTIAR MANUSIA : MERENCANAKAN

Image
Persoalan masa depan, manusia hanya mampu untuk merencanakan. Dan kemudian Dialah yang berkehendak dan memutuskan akan seperti kita. Ya, itu adalah bentuk ikhtiar kita sebagai manusia. Karena batasan manusia memang pada ikhtiar. Selebihnya adalah tawakkal; memasrahkan semuanya pada Alloh swt; Rabb semesta alam. Dia Yang Paling Tahu apa yang terbaik bagi hambaNya. Dia yang akan memilihkan. Dan ketika Alloh sudah memberikan keputusannya, maka sudah semestinya kita menerima itu; mensyukurinya dan kemudian menjalaninya. Memang kecewa; seolah tak terima; ingin mengelak; ya… itu wajar. Tapi kemudian yang perlu kita ingat lagi adalah bahwasanya Alloh swt adalah Dzat Yang Maha Tahu. Dia mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya. Kemudian tugas kita sebagai manusia selanjutnya adalah menjalani itu semua. Yakin, bahwa di balik apa yang Alloh swt pilihkan akan ada banyak hikmah. Bahwa apa-apa yang Alloh berikan pada kita pasti tak akan ada yang sia-sia. Dan mungkin akan ada pertanyaa...

SILATURAHMI

Image
Silaturahmi itu menambah kebarokahan usia. Seperti apa yang disampaikan bahwa silaturahmi itu memperpanjang usia. Dan yang dimaksud dengan memperpanjang usia di sini adalah pada perkara menambah kebarokahan usia. Dan hakikat kebarokahan adalah selalu mendatangkan kebaikan. Tentulah harapan seseorang dalam hidupnya adalah bahwa hidupnya akan senantiasa mendatangkan kebaikan. Dan kebaikan-kebaikan itulah yang akan mendatangkan kenikmatan. (14 : 50) Silaturahmi adalah salah satu sunah Rasul. Menyambung tali ukhuwah, mengunjungi saudara semuslim. Silaturahmi adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Sayangnya, seringkali di tengah-tengah kesibukan aktivitas kita, satu hal ini menjadi hal yang terlalaikan. Ini turut menjadi pengingat bagi penulis sendiri. Bahwasanya, memang sudah menjadi hak saudara seiman, kita mengunjungi mereka, menanyakan kabar. Apakah kondisi mereka baik-baik saja ataukah ada sesuatu yang perlu kita bantu. Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sauda...

SEDEKAH

Image
  Hmmm, belajar tentang sedekah dengan harta yang paling dicintai. Pada umumnya, seseorang akan merasa berat ketika ingin memberikan sesuatu yang itu baginya sangat berharga, baginya sesuatu itu adalah sesuatu yang ia suka. Berat sekali. Yakin. Tapi, sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh seorang sahabat. Adalah Abu Thalhah. Seorang sahabat yang kemudian menginfaqkan sumur yang ia miliki, sumur yang ada di sebuah tempat yang begitu strategis, sumur Bairoha. Orang biasa pasti akan sangat menyayangkan ketika sumur yang terletak di tempat yang begitu strategis itu diberikan ke orang lain. Tapi, apa yang kemudian dikatakan oleh Rasul saw ketika mendengar niat dari Abu Thalhah? “Bah, ini adalah suatu perniagaan yang begitu menguntungkan”. Begitulah kurang lebih komentar dari Rasulullah. Bahwa memberikan sesuatu, yakni harta yang kita cintai kepada orang lain, yaknilah bahwa itu adalah perniagaan akhirat yang begitu menguntungkan. Tak hanya Thalhah rupanya, yang melakukan h...

FASE KEHIDUPAN

Image
  Dunia bukanlah zona nyaman. Ya, memang begitu adanya. Karena tempat tinggal senyatanya adalah kampung akhirat. Dunia hanyalah sementara; lamanya tak sampai satu hari di akhirat. Dunia bukanlah zona nyaman. Dunia merupakan tempat untuk berproses dari zona nyaman menjadi zona tak nyaman, beg i tu seterusnya. Alangkah ironi, ketika manusia menganggap bahwa dunia adalah segalanya. Begitu betah ia tinggal, dan mungkin terlalai bahwa ini adalah tempat sementara; ibarat mampir ngombe. Dunia, tempat mencari perbekalan untuk tempat abadi. (11 : 03) Proses dari zona nyaman menjadi tak nyaman adalah sebuah keniscayaan ketika kita ingin menjadi pribadi yang semakin baik. Bukan sebuah paksaan untuk itu; tapi sebuah kesadaran, sebuah kebutuhan. Peralihan fase dari zona nyaman menjadi tak nyaman memang sebuah proses. Proses yang relatif; berbeda antara orang yang satu dengan yang lain. Ya, karena masing-masing memiliki kecepatan yang berbeda. Tak bisa dipaksakan sama dengan yang lain...

IKHLAS

Image
  Aku mendapatkan kuncinya. Ya, kunci itu adalah al-ikhlas. Ikhlas itu ketika orientasi perkataan, perbuatan, dan apa-apa yang dilakukan adalah hanya karena Alloh. Ya apa-apa yang kita lakukan hanya karena Alloh. Tak ada niat lain. Kecuali hanya karena ingin menatap wajah-Nya setiap pagi dan sore kelak di tempat terbaik (surga). Melakukan apa-apa bukan karena tergoda keuntungan materi, ‘prestise’, pangkat, gelar. Ya, semua adalah niat karena ingin menjadi manusia yang ‘khoirunnas anfa uhum linnas’. (06:46) Ketika seseorang sudah menemukan kunci keikhlasan dalam dirinya, maka ketika ia melakukan apapun, diminta melakukan sesuatu, maka ia tak akan mempedulikan ia berada pada posisi mana dalam pekerjaan itu, yang ia tahu adalah ia melakukan itu karena ia ingin berkontribusi. Ia melakukan itu karena ia ingin beramal. Ia melakukan itu karena ia ingin bermanfaat bagi orang lain. Lillah, karena Alloh. Ia akan merasakan ‘ringan’ ketika melakukan apapun. Karenanya, ketika d...

NIAT

Image
Menjaga niat dan keihklasan; karena keridhoan Alloh. Itu yang terpenting. Bukan karena keridhoan manusia. (11 : 15) Seringkali seiring berjalannya waktu, niat dan keihlasan itu menjadi tersamar oleh noda-noda kecil. Maka kemudian, reorientasi niat inilah yang perlu. Aku jadi ingat kisah perang Uhud yang disampaikan oleh ustadz dari kajian yang aku ikuti… Bahwasanya kala itu; saat perang Uhud… semua sahabat begitu bersemangat untuk mengikuti perang dengan niat ikhlas karena Alloh. Tapi kemudian di tengah peperangan? Ada sahabat yang tergoda dengan dunia… Dan ternyata efek dari perubahan niat dan keihkhlasan ini adalah kemudian Alloh membuat orang-orang mukmin kalah dalam peperangan. Bahkan Rasulullah menjadi begitu terancam keberadaannya. Hmm, beginilah,, urgensi dari niat… Karenanya dalam setiap kitab, pembahasan yang paling awal adalah mengenai bab niat. Pun demikian juga yang ada di kumpulan hadits arbain an nawawi. Hadits no. 1 adalah perkara niat.  Niat menja...

HAKIKAT HIDUP

Image
Bahwa dunia itu hanya tempat persinggahan. Kau tau makna persinggahan, bukan? Ibaratnya seorang yang berada dalam perjalanan, kemudian ia merasa lelah; maka ia akan mencari tempat untuk mengistirahatkan badannya agar ia bisa melanjutkan perjalanannya dengan lebih bersemangat. Ya, ia singgah di satu tempat. Dan pasca itu, ia akan pergi untuk melanjutkan perjalanan. Maka di sini, kita tau bahwa makna singgah adalah mampir; dan itu cukup sebentar saja. Tapi, manusia seringkali tak menyadari. Mungkin karena ia letakkan dunia di pikirannya? Dan hati? Ia lupakan kehendak hati. Ia letakkan hati di belakang pikiran. Sehingga seolah ia justru menjadi hamba dirham dan dinar. Hmmm, entahlah… (10 :40) Kehidupan kita adalah amanah yang Alloh berikan. Apakah kita akan memanfaatkan kehidupan yang Alloh berikan ini dengan hal-hal baik atau hal-hal buruk. Itu adalah pilihan. Alloh memberikan kita akal untuk berpikir dan kemudian memilih. Dalam surat As-Syams ayat 8 Alloh berfirman, bahwa Dia m...

INDAHNYA RENCANA YANG MAHA MEMBERI HIDUP

Image
  Bahwasanya rencana manusia itu tak selalu sama dengan rencana Alloh… Alloh punya caranya sendiri. Tapi yang pasti, rencana Alloh jauh lebih indah. Ya meskipun awalnya itu terasa begitu pahit; tak enak… (05:25) Segala sesuatu yang terjadi pada diri seorang hamba, pastilah menyimpan hikmah di dalamnya. Menjadi pembelajaran bagi manusia. Rencana Alloh untuk hamba-Nya adalah rencana indah untuk menjadi sarana tarbiyah kita. Alloh tak akan membiarkan hambaNya dalam keadaan terpuruk. Alloh telah sampaikan bahwasanya Ia tak akan membebani seseorang hamba dengan masalah-masalah yang berada di luar kadar kesanggupannya. Tapi seringnya manusia sudah berprasangka buruk terlebih dulu dengan apa yang Alloh berikan pada kita. Kita menganggap ini bencana; ini keburukan; tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kita sering terbawa pada ego, emosi. Sehingga yang terjadi adalah demikian. Padahal Alloh telah sampaikan bahwasanya “Apa yang baik bagimu belum tentu baik menurut Alloh, ...

EPISODE KEHIDUPAN

Image
  Bahwa kehidupan itu ibarat roda yang terus berputar Pelan naik ke atas… trus naik, hingga puncak! Pasca itu, pelan akan turun, terus turun, hingga titik terbawah Dan begitu seterusnya; akan kembali naik perlahan… dan kemudian turun lagi ke titik terbawah Kehidupan, terus berputar. Saat ini menikmati gelapnya malam, esok akan menikmati fajar, kemudian pagi, selanjutnya siang, senja, dan akan kembali kepada gelapnya malam… Begitulah hakikat kehidupan, semua akan terus berjalan, berputar… Tapi pastinya satu saat putaran itu akan terhenti; Ya terhenti hanya karena ada satu kehendak, dengan satu tanda tiupan (20:03) Ya, hanya dengan satu tiupan. Satu tiupan sangkakala oleh malaikat Isrofil. Satu tiupan yang menandakan hari “mengerikan” itu hadir. Dan inilah saat di mana masa dunia berhenti. Begitu mengerikan gambaran yang Alloh berikan ketika kiamat itu tiba, hadir, dan datang. Dalam Q.S. Al-Qori’ah, Alloh swt telah menuturkan bagaimana gambaran kenge...

MUHASABAH

Image
Kupikir di antara kesibukan-kesibukan dunia itu, perlu ada satu ruang. Ya, ruang untuk bermuhasabah; mengevaluasi, introspeksi diri. Terlalu sering manusia mengejar deadline ini itu; tanpa menyempatkan diri untuk menghela nafas sebentar; berhenti di terminal pemberhentian. Seolah ia nonstop berlari. Berlari hingga akhirnya ia berada pada titik jenuh. Kemudian barulah ia tersadar; tersadar untuk kembali… (10 :40) Seringkali manusia begitu disibukkan dengan urusan-urusan di dunia. Mengurus masalah keluarga, akademis, amanah, kantor, kerja-kerja di masyarakat, dan lainnya. Seolah waktu barang semenit pun tak boleh terlewat dengan kesia-siaan. Mengejar target yang sudah di list di malam hari sebelumnya atau pagi harinya. Inginnya apa yang sudah di list harus terlaksana. Atau ia akan kecewa dan mendhalimi urusan lain di esok harinya. Ya, begitu. Dan ini menjadi rutinitas, kebiasaan. Karena seolah setiap hari terkejar oleh deadline dunia, maka urusan-urusan akhirat menjadi ...

Dan sesungguhnya Dialah yang ...

Image
Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis Dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan, dari mani apabila dipancarkan Dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati) Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan Dan sesungguhnya Dialah Tuhan yang memiliki bintang Syi’ra Dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum ‘Ad dahulu kala dan kaum Tsamud, tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya (hidup), dan (juga) kaum Nuh sebelum itu. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka. Dan prahara angin telah meruntuhkan (negeri kaum Lut), lalu menimbuni negeri itu (sebagai azab) dengan puing-puing yang menimpanya. (An-Najm : 42-54)