Posts

Showing posts with the label Keluarga

MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DARI RUMAH KE SEKOLAH

Image
Oleh : Ust Budi Azhari (Host khalifa trans7 & pakar parenting nabawiyah) Senin, 8 Feb 2016 Kebangkitan peradaban Islam yang sudah dijanjikan Rasulullah sejak 15 abad yg lalu BERMULA DARI RUMAH Selama org tua masih terlalu berharap besar pada sekolah, selama orang tua hanya berpikir sekolah mana yg paling bagus, maka kebangkitan masih jauh.. Rumah harus memiliki peran yang lebih besar dibanding sekolah.. Di zaman Rasul, rumah adalah sekolah yang lengkap. Betapa banyak anak yg belajar ilmu tertentu dari Bapaknya, Ibunya, Kakeknya, Pamannya, Kakaknya.. Sekolah memang memiliki peran yg sgt besar dalam Islam. Dulu, pesantren bisa menggerakkan negara, "on off" nya negara ada di pesantren.. Sekarang?? Artinya, kita saat ini di rumah bermasalah, di sekolah bermasalah..  Pikirkan, bagaimana pertanggungjawaban kita di hadapan Allah sebagai orang tua kelak? Apakah kita bisa menjawab "sudah saya serahkan ke sekolah ya Allah" ketika...

Ingin Bicara Tapi Takut Reaksi Pasangan

Image
Dalam kehidupan keseharian, suami dan istri harusnya nyaman bicara serta mengungkapkan keinginan hati dan perasaan tanpa ada ketakutan dan sumbatan. Masing-masing menyampaikan kisah diri dan nasihat kepada pasangannya. Namun adakalanya muncul ketakutan atas reaksi yang akan diterima dari pasangan. Saat salah satu pihak dari suami atau istri ingin berbicara menyampaikan sesuatu kepada pasangan, namun muncul kekhawatiran “jangan-jangan ia bereaksi secara berlebihan”. Timbul reaksi dari pasangan yang tidak seperti harapan dirinya, ini yang menyebabkan enggan melakukan pembicaraan dengan pasangan. Seorang isteri takut menyampaikan yang sesungguhnya tentang harapan atau masukan kepada suami lantaran takut respon suami akan mengecewakannya. Jangan-jangan suami akan menganggap remeh urusannya, jangan-jangan suami akan marah atau kekhawatiran lain. Demikian pula hal yang serupa dapat terjadi pada seorang suami. Ketika ia berbicara menyampaikan sesuatu ia memiliki kekha...

SUASANA ROMANTIS DALAM KELUARGA RASULULLAH SAW (bag-1)

Image
Oleh : Ustzh. Dra. Indra Asih Suasana harmonis sangat ditentukan dengan kerja sama yang bagus antara suami istri dalam menciptakan suasana yang kondusif dan hangat, tidak membosankan, apalagi menjemukan.  Rasulullah adalah sosok manusia yang paling sempurna akhlaknya di antara makhluk ciptaan Allah. Beliau merupakan sosok teladan terbaik dalam membina keluarga, sehingga patut dijadikan contoh bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini. Dalam sebuah riwayat disebutkan, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memukul siapapun dengan tangannya, tidak pada perempuan, tidak juga pada pembantu, kecuali perang di jalan Allah. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga ketika diperlakukan sahabatnya secara buruk tidak pernah membalas, kecuali kalau ada pelanggaran atas kehormatan Allah, maka ia akan membalas atas nama Allah.  (HR Muslim). Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia yang p...

SUASANA ROMANTIS DALAM KELUARGA RASULULLAH SAW (bag-2)

Image
Oleh : Ustzh. Dra. Indra Asih Selanjutnya...gambaran bagaimana suasana romantis beliau bersama istrinya nampak pada : Ramah dan Lembut Masing-masing pihak suami istri harus bertekad untuk bersikap ramah dan lembut kepada pasangannya, bersenda gurau dengannya, dan bercanda dengannya.  Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, meskipun mempunyai sifat keras dan tegas, mengatakan: “Sudah selayaknya seorang laki-laki menjadi seperti anak kecil di tengah keluarganya. Bila dia di tengah kaumnya, maka hendaknya dia menjadi seorang laki-laki.” Aisyah radhiyallâhu ‘anha menceritakan, “Adalah Rasulullah ketika bersama istri-istrinya, beliau adalah manusia lembut dan paling pemurah. Gampang tertawa dan gampang tersenyum.” (HR Ibnu Asakir) Berlaku lemah lembutlah dalam menjalankan kehidupan supaya keharmonisan dapat tercapai dalam lingkungan keluarga, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,  “Janganlah seorang mukmin (suami) membenci seorang mu...