Aku mendapatkan kuncinya. Ya, kunci itu adalah al-ikhlas. Ikhlas itu ketika orientasi perkataan, perbuatan, dan apa-apa yang dilakukan adalah hanya karena Alloh. Ya apa-apa yang kita lakukan hanya karena Alloh. Tak ada niat lain. Kecuali hanya karena ingin menatap wajah-Nya setiap pagi dan sore kelak di tempat terbaik (surga). Melakukan apa-apa bukan karena tergoda keuntungan materi, ‘prestise’, pangkat, gelar. Ya, semua adalah niat karena ingin menjadi manusia yang ‘khoirunnas anfa uhum linnas’. (06:46) Ketika seseorang sudah menemukan kunci keikhlasan dalam dirinya, maka ketika ia melakukan apapun, diminta melakukan sesuatu, maka ia tak akan mempedulikan ia berada pada posisi mana dalam pekerjaan itu, yang ia tahu adalah ia melakukan itu karena ia ingin berkontribusi. Ia melakukan itu karena ia ingin beramal. Ia melakukan itu karena ia ingin bermanfaat bagi orang lain. Lillah, karena Alloh. Ia akan merasakan ‘ringan’ ketika melakukan apapun. Karenanya, ketika d...
Comments
Post a Comment